Rabu, 27 Maret 2013

Interaksi Social

Interaksi social adalah hubungan yang terjadi antara masyarakat social. Hubungan ini menciptakan arus timbal balik antar masyarakat. Interaksi social bibagi menjadi 4 yaitu : kerja sama, akomodasi, asimilasi dan akulturasi.
1.     1. Kerja sama
Kerja sama ialah salah satu bentuk interaksi social antar perorangan atau kelompok yang menciptakan hubungan timbal balik yang saling menguntungkan. Hubungan ini diciptakan dalam rangka cara memenuhi kebutuhan bersama.
Sebagai contoh di lingkungan pedesaan, kerja sama atau biasa disebut gotong royong masih tercipta. Saat melakukan “kerja bakti” (bersih-bersih di seluruh lingkungan tempat tinggal), para masyarakat bekerja sama saling membantu. Ini dilakukan bukan hanya agar pekerjaan dapat cepat selesai, tapi juga agar hubungan antar warga tidak renggang satu sama lain.
2.     2. Akomodasi
Akomodasi adalah suatu proses penyesuaian sosial dalam interaksi antara pribadi dan kelompok-kelompok manusia untuk meredakan pertentangan.
Sebagai contoh dalam suatu kelompok masyarakat jika terjadi perbedaan paham yang bisa menimbulkan pertentangan, sang pemimpin masyarakat haruslah membuat musyawarah untuk mencapai mufakat. Ini dilakukan agar keputusan yang diambil atas hasil bersama.
3.     3. Asimilasi
Asimilasi adalah proses sosial yang timbul bila ada kelompok masyarakatdengan latar belakang kebudayaan yang berbeda, saling bergaul secara intensif dalam jangka waktu lama, sehingga lambat laun kebudayaan asli mereka akan berubah sipat danwujudnya membentuk kebudayaan baru. sebagai contoh masuknya para penjajah dari Barat ke Indonesia membuat banyaknya serapan yang dipakai bahasa Indonesia dari bahasa Inggris
4.     4. Akulturasi
Akulturasi adalah proses sosial yang timbul, apabila suatu kelompok masyarakatmanusia dengan suatu kebudayaan tertentu dihadapkan dengan unsur- unsur dari suatukebudayaan asing sedemikian rupa, sehingga lambat laun unsur- unsur dari kebudayaanasing itu diterima dan diolah kedalam kebudayaan sendiri, tanpa menyebabkan hilangnyakepribadian dari kebudayaan itu sendiri. Sebagai contoh, warga Tionghoa dan Arab khususnya di Jakarta sudah ada sejak jaman penjajahan. Jakarta sebagai pusat kota juga merupakan tempat bekumpulnya beberapa budaya di daratan Indonesia. Betawi pun kini sudah tercampur oleh budaya-budaya asing tersebut.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar